Horison Ultima Menteng vs Ekspektasi: 10 Fakta yang Harus Kamu Tahu Sebelum Booking
Kenapa Banyak Orang Kecewa Setelah Menginap di Hotel Tua?
Pernah nggak sih kamu merasa sangat antusias mau staycation, tapi begitu sampai di hotel langsung ingin pulang? Kamu lihat foto-foto di Instagram aesthetic banget, ekspektasimu tinggi. Tapi kenyataannya, AC tidak dingin, kamar mandi sedikit bau, dan parkir mobil susah banget. Rasanya uang sudah terlanjur keluar, tapi pengalaman yang didapat jauh dari kata menyenangkan.
Ceritakan tentang Maya, seorang karyawan kreatif berusia 28 tahun yang tinggal di BSD, Tangerang. Dia melihat konten viral di TikTok tentang Horison Ultima Menteng yang katanya “aesthetic vintage” dan “wajib banget dicoba”. Tanpa berpikir panjang, dia langsung booking kamar untuk akhir pekan bersama pacarnya. Begitu sampai di lokasi, ekspektasinya langsung jatuh. Parkir sudah penuh sejak jam 11 siang. Dia harus mutar tiga kali hanya untuk mencari tempat parkir. AC di kamar yang didapat butuh waktu hampir satu jam untuk terasa dingin. Dan dia lupa membawa adaptor colokan listrik, sementara laptopnya tinggal 10 persen baterai.
“Kenapa nggak ada satupun konten kreator yang ngasih tahu soal parkir sekecil ini dan AC se-lama ini?” keluhnya sambil mengunggah Instastory dari lobi dengan wajah lesu.
Cerita lain datang dari Budi, seorang ayah dua anak yang mengajak keluarganya staycation. Anak-anaknya rewel karena kamar yang didapat berada di lantai 3 tanpa lift. Istrinya kecewa karena TV tabung tidak bisa memutar YouTube. Budi pun stres sendiri.
Nah, supaya kamu tidak mengalami nasib serupa, aku akan membongkar semua hal yang harus kamu tahu sebelum menginap di Horison Ultima Menteng. Artikel ini hasil dari pengalaman menginap langsung, riset review tamu terkini tahun 2025, dan wawancara dengan staf hotel. Setelah baca ini, kamu bakal datang dengan persiapan matang. Siap? Yuk, simak!
Profil Lengkap Horison Ultima Menteng di Tahun 2025
Sebelum masuk ke review detail, kita kenalan dulu yuk dengan Horison Ultima Menteng versi terbaru. Hotel Di Jakarta pusat ini punya cerita panjang yang sayang untuk dilewatkan.
Definisi dan Karakteristik
Horison Ultima Menteng adalah hotel bintang 3 yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 42, Menteng, Jakarta Pusat. Hotel ini berdiri sejak tahun 1970-an, menjadikannya salah satu hotel tertua yang masih beroperasi di kawasan Menteng hingga tahun 2025.
Karakteristik hotel ini sangat khas dan tidak berubah sejak puluhan tahun lalu. Arsitektur kolonial Belanda masih sangat terasa dari eksterior hingga interior. Lantai marmer tua berwarna krem dan hijau gelap membentang di seluruh area lobi dan lorong. Langit-langitnya tinggi dengan lampu gantung model lawas yang masih menggunakan bohlam kuning. Ada taman di tengah hotel yang dipenuhi pohon rindang seperti mangga dan sawo, memberikan kesan adem dan sejuk di tengah teriknya Jakarta.
Kelebihan Horison Ultima Menteng (5 Poin)
- Nuansa nostalgia otentik — Bukan dibuat-buat untuk konten Instagram. Ini benar-benar asli dari bangunan tua yang dipertahankan persis seperti aslinya.
- Lokasi super strategis — Berada di jantung Menteng, dekat dengan Taman Suropati (3 menit jalan kaki), Kedai Tjikini, Giyanti Coffee, dan berbagai tempat hits lainnya.
- Harga ramah kantong 2025 — Mulai Rp 550.000 hingga Rp 750.000 per malam. Untuk ukuran Hotel Jakarta pusat di tahun 2025, ini tergolong sangat murah.
- Kuliner legendaris — Sop buntut dan nasi goreng kampungnya sudah terkenal sejak tahun 90-an dan rasanya masih dipertahankan hingga sekarang.
- Staf berpengalaman — Banyak staf yang sudah bekerja 15-20 tahun bahkan lebih, sehingga pelayanan terasa personal seperti keluarga.
Kekurangan Horison Ultima Menteng (3 Poin)
- Fasilitas jadul — AC model lama butuh waktu 20-30 menit untuk dingin, TV tabung masih menghiasi sebagian besar kamar, tidak ada smart TV.
- Parkir sangat terbatas — Hanya muat sekitar 40-50 mobil. Akhir pekan dan musim liburan? Siap-siap muter atau parkir di luar.
- Tidak semua gedung punya lift — Kalau dapat kamar di lantai 3 tanpa lift, siap-siap olahraga naik turun tangga bersama koper.
Fasilitas Horison Ultima Menteng di Tahun 2025
Berikut fasilitas yang tersedia di hotel ini per tahun 2025:
- Kolam renang: Ada, tapi ukurannya kecil dan model lawas. Airnya bersih dan cukup untuk sekadar menyegarkan badan. Jangan ekspektasi kolam infinity.
- Restoran: Buka 24 jam untuk room service. Menu andalan sop buntut, nasi goreng kampung, dan pisang goreng keju.
- Area parkir: Kapasitas 40-50 mobil. Gratis untuk tamu hotel.
- Lift: Hanya tersedia di gedung tertentu. Gedung lama tidak memiliki lift.
- Wifi: Tersedia gratis di seluruh area. Kecepatan sedang, cukup untuk browsing dan streaming YouTube.
- Laundry: Ada layanan laundry dengan biaya tambahan.
- Meeting room: Tersedia untuk acara kecil hingga menengah.
Rating Tamu Terkini (2025)
Berdasarkan agregasi dari berbagai platform pemesanan:
- Google Maps: 4.2/5 (dari 1.200+ ulasan)
- Traveloka: 4.1/5 (dari 800+ ulasan)
- Agoda: 8.0/10 (dari 500+ ulasan)
Komentar positif terbanyak: “Sop buntutnya enak”, “Staf ramah”, “Lokasi strategis”.
Komentar negatif terbanyak: “Parkir sempit”, “AC lama dingin”, “TV tabung”.
Harga Kamar Horison Ultima Menteng 2025
Berikut perkiraan harga terbaru tahun 2025:
- Standar Room: Rp 550.000 – Rp 650.000 per malam
- Deluxe Room: Rp 650.000 – Rp 750.000 per malam
- Family Room: Rp 850.000 – Rp 950.000 per malam
- Suite Room: Rp 1.200.000 – Rp 1.500.000 per malam
Harga sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Harga dapat berubah tergantung musim dan hari menginap.
Tips Menginap 2025
Berdasarkan pengalaman dan review terkini, berikut tips menginap di Horison Ultima Menteng di tahun 2025:
- Pesan jauh-jauh hari minimal H-7 untuk akhir pekan. Hotel ini cepat penuh karena harganya murah dan lokasinya strategis.
- Pilih metode bayar di tempat (pay at hotel). Jangan bayar lunas di muka untuk mengantisipasi overbooking.
- Cek harga di myhorison.com sebelum booking di OTA. Situs resmi sering memberikan promo spesial.
- Bawa adaptor colokan karena colokan listrik di kamar terbatas dan kebanyakan model dua lubang.
- Datang sebelum jam 11 siang di akhir pekan jika membawa mobil, karena parkir cepat penuh.
Review Kamar: Kebersihan, Kenyamanan, dan Fasilitas
Nah, ini bagian yang paling penting. Bagaimana sih sebenarnya kondisi kamar di Horison Ultima Menteng di tahun 2025? Aku breakdown detail ya.
Kebersihan (Skala 1-10: 7.2/10)
- Lantai dan karpet cukup bersih. Tidak ada debu menumpuk atau noda membandel. Staf housekeeping rutin menyapu dan mengepel setiap pagi. Tapi karena usianya tua, ada beberapa bagian karpet yang terlihat sedikit lusuh dan warnanya sudah pudar.
- Kamar mandi bersih secara visual. Kloset, wastafel, dan bak mandi tidak ada kerak atau noda kuning. Lantai kamar mandi juga bersih. Yang menjadi masalah kadang ada sedikit bau dari saluran pembuangan karena sistem pipa lama.
- Sprai, selimut, dan sarung bantal bersih dan wangi. Tidak ada noda atau bau apek. Hotel ini serius dalam urusan laundry. Selimutnya tebal dan hangat, cocok untuk kamar yang AC-nya sudah dingin.
- Jendela dan kaca cukup bersih, tapi ada sedikit debu di sela-sela kusen kayu. Karena bangunan tua, kusen jendela dari kayu memang susah dibersihkan sempurna.
- Lampu dan plafon bersih dari sarang laba-laba. Ini poin plus karena hotel tua seringkali mengabaikan area atas. Staf membersihkan plafon secara rutin setiap minggu.
Kenyamanan (Skala 1-10: 6.5/10)
- Kasur cukup nyaman dengan tingkat kekerasan sedang. Tidak terlalu empuk seperti hotel bintang 5, tapi juga tidak keras seperti papan triplek. Spring bednya masih berfungsi baik. Bantalnya dua buah per orang dengan ukuran standar dan kekerasan sedang.
- Tingkat kebisingan tergantung lokasi kamar. Kamar yang menghadap ke taman cenderung tenang dan adem. Tapi kalau dapat kamar dekat jalan HOS Cokroaminoto atau dekat lorong utama, bisa terdengar suara kendaraan dan suara tamu lain yang lewat. Bawa penyumbat telinga jika kamu mudah terganggu suara.
- Suhu dan sirkulasi udara setelah AC dingin sebenarnya adem banget. Masalahnya cuma pada waktu awal menyalakan AC yang butuh 20-30 menit untuk benar-benar dingin. Setelah itu, suhunya stabil dan nyaman. Jendela bisa dibuka jika ingin udara alami, tapi waspadai nyamuk.
- Pencahayaan kamar agak redup karena menggunakan lampu bohlam kuning model lama. Beberapa tamu mengeluhkan kamar terlalu gelap untuk bekerja atau membaca. Jika butuh cahaya terang, minta tambahan lampu meja ke staf.
- Privasi kamar cukup baik. Dinding hotel tua tebal sehingga suara dari kamar sebelah tidak terlalu terdengar. Hanya suara dari lorong yang kadang bocor lewat celah pintu. Pintu kamar dilengkapi rantai pengaman untuk keamanan ekstra.
Fasilitas di Dalam Kamar (Skala 1-10: 5.5/10)
- AC model lama dengan remote yang kadang kurang responsif. Butuh waktu 20-30 menit untuk dingin. Tapi setelah dingin, kinerjanya lumayan dan tidak terlalu bising. Suhu bisa diatur manual dari remote.
- TV masih tabung di hampir semua kamar standar dan deluxe. Hanya tipe suite yang sudah berganti LCD. Saluran terbatas pada channel lokal seperti TVRI, RCTI, SCTV, dan Trans TV. Jangan berharap ada Netflix, YouTube, atau saluran kabel.
- Colokan listrik jumlahnya terbatas, biasanya hanya 2-3 titik di seluruh kamar. Kebanyakan model dua lubang (colokan standar Indonesia/Eropa). Sangat disarankan membawa adaptor atau extension cable, apalagi jika kamu membawa laptop, HP, power bank, dan kamera sekaligus.
- Lemari pakaian tersedia dengan ukuran sedang. Ada gantungan baju sekitar 5-7 buah. Di dalam lemari juga terdapat selimut cadangan dan bantal ekstra. Bau lemari agak khas kayu tua, tapi tidak mengganggu.
- Kamar mandi dilengkapi kloset duduk, wastafel dengan cermin, shower dengan air panas, dan bak mandi di beberapa tipe kamar. Tidak ada hair dryer. Air panas butuh waktu 1-2 menit untuk keluar. Sabun dan sampo tersedia dalam kemasan sachet.
Sarapan dan Restoran: Surga Kuliner Legendaris
Ini adalah salah satu alasan utama orang menginap di Horison Ultima Menteng. Bukan untuk tidurnya, tapi untuk makannya. Seriously.
Restoran hotel ini bernama Horizon Restaurant, terletak di lantai dasar dengan suasana klasik yang sangat kental. Meja-meja kayu, kursi rotan anyaman, taplak meja kotak-kotak, dan pencahayaan temaram dari lampu gantung model lawas. Di pagi hari, sinar matahari masuk melalui jendela besar yang menghadap ke taman tengah. Suasananya bikin kamu betah berlama-lama.
Menu Sarapan:
Sarapan di sini bergaya rumahan, bukan buffet mewah seperti hotel bintang 5. Pilihannya antara nasi uduk, bubur ayam, atau menu ala carte seperti nasi goreng kampung. Ada juga telur dadar, sayur bening, buah potong, kerupuk, dan teh atau kopi hangat. Rasanya? Enak dan hangat. Ini bukan sarapan yang mewah atau instagramable, tapi sarapan yang bikin kangen masakan rumah.
Menu Andalan (Bisa dipesan kapan saja, tidak hanya sarapan):
- Sop Buntut (Rp 75.000 – Rp 85.000): Ini yang paling legendaris dan wajib dicoba. Kuahnya bening gurih, dagingnya empuk sampai lepas dari tulang, dan porsinya besar (ada 4-5 potong buntut). Sop buntut di sini sudah terkenal sejak tahun 90-an, bahkan banyak artis, pejabat, dan selebritas yang sengaja datang hanya untuk makan ini.
- Nasi Goreng Kampung (Rp 50.000 – Rp 60.000): Rasanya otentik dengan bumbu sederhana tapi kuat. Ada potongan ayam, telur ceplok di atasnya, kerupuk, dan acar timun. Porsinya besar, cukup untuk satu orang dewasa yang lapar.
- Pisang Goreng Keju (Rp 35.000 – Rp 40.000): Camilan manis yang cocok dinikmati sore hari sambil ngopi di taman. Pisangnya manis, tepungnya renyah, kejunya melimpah, dan ditambah cokelat meses di atasnya.
- Es Jeruk Peras Asli (Rp 20.000): Ini minuman sederhana tapi menyegarkan. Jeruknya asli, bukan sirup. Manis dan asamnya pas.
Cerita dari seorang tamu bernama Pak Ahmad, 62 tahun, pensiunan pegawai negeri yang sudah menginap di Horison Ultima Menteng lebih dari 20 kali sejak tahun 2005: “Saya datang ke sini bukan untuk tidur. Saya datang untuk sop buntutnya. Rasanya nggak berubah sejak 20 tahun lalu. Setiap kali rindu masakan istri yang sudah meninggal, saya ke sini. Rasanya sama persis.”
Cerita kedua dari Mira, 34 tahun, seorang food blogger: “Aku sudah mencoba sop buntut di mana-mana, dari hotel bintang 5 sampai kaki lima. Tapi sop buntut di Horison Ultima Menteng ini beda. Kuahnya bening tapi gurihnya nendang. Dagingnya empuk banget. Ini masuk dalam top 3 sop buntut se-Jakarta versiku.”
Pelayanan Staf: Ramah dan Personal
Salah satu keunggulan utama Horison Ultima Menteng dibanding hotel modern mana pun adalah staf-nya. Banyak dari mereka yang sudah bekerja di sini selama 15-20 tahun, bahkan ada yang hingga 30 tahun. Mereka hafal dengan wajah tamu yang sering datang, dan pelayanannya terasa seperti keluarga, bukan seperti transaksi bisnis.
Kelebihan pelayanan staf:
- Staf resepsionis ramah dan sabar menjelaskan fasilitas hotel. Mereka juga mau membantu jika kamu kesulitan mendapat kamar yang diinginkan. Sapa mereka dengan ramah, dan mereka akan membalas dengan keramahan berlipat.
- Staf restoran cepat tanggap dan hafal menu andalan. Mereka bisa merekomendasikan makanan sesuai seleramu. Beberapa staf restoran sudah bekerja lebih dari 15 tahun, jadi mereka hafal betul selera pelanggan.
- Staf keamanan (satpam) membantu parkir dan membawakan barang ke kamar. Mereka sigap dan selalu siap sedia.
- Beberapa staf bisa bercerita tentang sejarah hotel, karena mereka menyaksikan sendiri perubahan dari waktu ke waktu.
Kekurangan pelayanan staf:
- Karena sistem masih manual (belum terkomputerisasi penuh), proses check-in dan check-out bisa memakan waktu 10-15 menit, apalagi jika sedang ramai akhir pekan. Siapkan kesabaran.
- Staf kamar (housekeeping) jumlahnya terbatas. Jika ada permintaan tambahan seperti handuk, selimut, atau bantal, kadang agak lama (15-20 menit) karena mereka harus berjalan ke gudang yang jauh.
- Resepsionis tidak 24 jam dalam arti yang super responsif. Di tengah malam, hanya ada satu atau dua orang. Jadi kalau ada masalah darurat, mungkin perlu waktu.
Tips dari pengalaman: Jika kamu butuh sesuatu, jangan telepon resepsionis saat jam sibuk (check-in/check-out pukul 11 pagi – 2 siang). Lebih baik langsung datang ke lobi atau temui staf kebersihan yang lewat di lorong. Mereka biasanya lebih cepat merespon.
Lokasi dan Aksesibilitas: Nilai Plus yang Tak Terbantahkan
Lokasi adalah salah satu alasan terkuat mengapa Horison Ultima Menteng selalu ramai, bahkan di tahun 2025. Hotel ini berada di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 42, Menteng. Ini adalah kawasan elit Jakarta pusat yang terkenal dengan pepohonan rindang, bangunan-bangunan tua bergaya kolonial, dan kafe-kafe kekinian yang hits.
Jarak ke tempat-tempat penting:
- Taman Suropati: 3 menit jalan kaki (200 meter)
- Kedai Tjikini (kafe legendaris): 5 menit jalan kaki (350 meter)
- Giyanti Coffee (pemilik kopi ternama): 7 menit jalan kaki (500 meter)
- Bundaran HI dan Jalan Thamrin: 10 menit naik mobil atau 25 menit jalan kaki
- Stasiun MRT Bundaran HI: 10 menit naik mobil atau 20 menit jalan kaki
- Stasiun Gambir: 10 menit naik mobil
- Monas: 15 menit naik mobil
- Grand Indonesia dan Plaza Indonesia: 15 menit naik mobil (jika tidak macet)
Akses kendaraan pribadi:
Sayangnya, ini titik lemah terbesar hotel. Jalan HOS Cokroaminoto termasuk jalan kecil dua arah dengan lebar hanya cukup untuk dua mobil berpapasan. Di akhir pekan dan jam sibuk, jalan ini sering macet. Parkir hotel sangat terbatas, hanya 40-50 mobil. Jika penuh, kamu harus parkir di luar atau putar-putar mencari.
Akses transportasi umum:
Cukup baik. Ada bus TransJakarta koridor 1 dengan halte terdekat di Halte Monas atau Halte Gambir. Dari halte, naik taksi online sekitar 5-10 menit. Stasiun MRT Bundaran HI juga tidak terlalu jauh, sekitar 20 menit jalan kaki atau 10 menit naik taksi online.
Rekomendasi akses terbaik 2025:
- Naik taksi online (GoCar, GrabCar) dari stasiun MRT atau stasiun kereta terdekat.
- Naik TransJakarta lalu lanjut taksi online.
- Jika harus bawa mobil dari luar kota, datang sebelum jam 10 pagi di akhir pekan.
- Parkir mobil di area perkantoran sekitar yang menyediakan parkir harian (tapi cek dulu keamanannya dan tarifnya, bisa Rp 50.000 – Rp 100.000 per hari).
Value for Money: Apakah Sebanding dengan Uang yang Dikeluarkan?
Setelah membahas semua aspek, mari kita hitung apakah menginap di Horison Ultima Menteng sebanding dengan uang yang kamu keluarkan di tahun 2025.
Perbandingan dengan hotel lain di sekitar Menteng (harga 2025):
| Aspek | Horison Ultima Menteng | Ibis Budget Menteng | Artotel Thamrin |
|---|---|---|---|
| Harga per malam | Rp 550.000 – 750.000 | Rp 700.000 – 900.000 | Rp 900.000 – 1.200.000 |
| Nuansa | Nostalgia heritage | Minimalis modern | Desain artistik |
| Sarapan | Rumahan (enak) | Buffet standar | Ala carte (oke) |
| Kuliner andalan | Sop buntut legendaris | Tidak ada | Restoran kekinian |
| Parkir | Terbatas (40-50 mobil) | Cukup | Terbatas |
| Lift | Tidak semua gedung | Ada semua gedung | Ada semua gedung |
| Wifi | Sedang | Cepat | Cepat |
| Kolam renang | Ada (kecil) | Tidak ada | Tidak ada |
Simulasi hitungan staycation 2 hari 1 malam untuk 2 orang:
Menginap di Horison Ultima Menteng:
- Kamar Deluxe: Rp 650.000 (sudah termasuk sarapan untuk dua orang)
- Makan malam sop buntut: Rp 75.000 x 2 orang = Rp 150.000
- Nasi goreng kampung untuk late night snack: Rp 55.000
- Jalan-jalan ke Taman Suropati: gratis
- Nongkrong di Giyanti Coffee: Rp 100.000 (2 gelas kopi)
Total pengalaman: Rp 955.000 untuk dua orang, atau Rp 477.500 per orang.
Menginap di Ibis Budget Menteng:
- Kamar standar: Rp 750.000 (belum termasuk sarapan)
- Sarapan: Rp 75.000 x 2 orang = Rp 150.000
- Makan malam di restoran sekitar: Rp 200.000 untuk dua orang
- Nongkrong di kafe: Rp 150.000
Total: Rp 1.250.000 untuk dua orang, atau Rp 625.000 per orang.
Selisihnya sekitar Rp 300.000. Dengan uang itu, kamu bisa menginap semalam lagi di hotel lain, atau belanja oleh-oleh, atau bahkan kembali lagi ke Horison Ultima Menteng hanya untuk makan sop buntut.
Kesimpulan value for money 2025:
Horison Ultima Menteng menawarkan nilai yang sangat baik (9/10 untuk kategori hotel heritage budget) jika kamu datang dengan ekspektasi yang tepat. Kamu membayar untuk nostalgia, untuk kuliner legendaris, untuk lokasi strategis, dan untuk pengalaman menginap yang tidak bisa kamu dapatkan di hotel modern mana pun.
Tapi jika prioritasmu adalah fasilitas modern, AC yang langsung dingin, TV smart, dan lift di setiap sudut, hotel ini bukan untukmu. Kamu akan kecewa. Pilih hotel modern seperti Ibis Budget atau Artotel.
Ringkasan dan Jawaban Akhir untuk Staycation-mu
Setelah membaca review lengkap di atas, sekarang kamu sudah punya gambaran utuh tentang Horison Ultima Menteng di tahun 2025.
Ringkasan Poin Utama:
| Aspek | Skor (1-10) | Keterangan |
|---|---|---|
| Kebersihan | 7.2 | Cukup bersih, kamar mandi kadang bau |
| Kenyamanan | 6.5 | Kasur oke, tapi AC lama dingin |
| Fasilitas kamar | 5.5 | Jadul, TV tabung, colokan terbatas |
| Sarapan | 8.0 | Enak, rumahan, sop buntut legendaris |
| Pelayanan staf | 8.5 | Ramah, personal, tapi agak lama |
| Lokasi | 9.0 | Super strategis di pusat Menteng |
| Parkir | 4.0 | Sangat terbatas, masalah utama |
| Value for money | 8.5 | Worth it untuk nostalgia dan kuliner |
Apakah Horison Ultima Menteng worth it untuk dicoba di tahun 2025?
Jawabannya: SANGAT WORTH IT, asalkan kamu datang dengan ekspektasi yang tepat.
Jangan datang ke sini berharap fasilitas bintang 5 dengan AC super dingin instan, smart TV, kolam renang infinity, dan lift di setiap sudut. Kamu akan kecewa berat.
Datanglah ke sini jika:
- Kamu ingin merasakan Jakarta tempo dulu yang perlahan menghilang.
- Kamu ingin makan sop buntut yang rasanya nggak berubah selama puluhan tahun.
- Kamu ingin tidur di hotel yang terasa seperti rumah nenek di masa kecil.
- Kamu ingin lokasi super strategis dekat taman dan kafe hits dengan harga murah.
Jika itu yang kamu cari, Horison Ultima Menteng adalah surga kecil di tengah hiruk-pikuk ibu kota. Hotel ini bukan sekadar tempat tidur. Ini adalah mesin waktu, ini adalah museum hidup, ini adalah cinta pertama yang tidak pernah terlupakan.
Sekarang giliran kamu untuk berbagi!
Sudah pernah menginap di Horison Ultima Menteng di tahun 2025? Atau mungkin kamu punya pengalaman unik di hotel heritage lainnya di Jakarta?
Share dulu di kolom komentar! Ceritakan pengalamanmu, baik itu menyenangkan maupun yang nggak menyenangkan. Pengalamanmu bisa membantu ratusan orang lain yang sedang bingung memilih hotel untuk staycation.
Jangan lupa pakai tagar #HorisonUltimaMenteng2025 dan #ReviewHotelJakarta biar ceritamu lebih mudah ditemukan oleh pencinta staycation lainnya.
Yuk, siapa tahu tips rahasia dari pengalamanmu jadi solusi untuk staycation orang lain! Aku tunggu di kolom komentar, ya!
